Fidei Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika· 2020
The Early History of God: Yahweh and the Other Deities in Ancient Israel
- 281citations
- 2020year
Short summary
Ancient Israel's early religious system was not distinct from its Canaanite neighbors, with El and Yahweh worshipped as primary deities, and Baal also invoked by King David.
AI-generated from the title and abstract; the full text is not read.
Key points
- Early Israelite religion was not distinct from Canaanite practices.
- Primary deities included El, Baal, Anat, and Asherah.
- El and Yahweh were worshipped as Israel's main gods.
- King David invoked Baal as 'Baal Perazim' (God of Breakthroughs).
AI-generated from the title and abstract; the full text is not read.
Abstract
Mark S. Smith merupakan satu di antara peneliti Kitab Ibrani; khususnya teks-teks ANET (Ancient Near Eastern Text) bersama dengan beberap ahli bahasa Semit barat seperti Frank Moore Cross, Michael D. Morgan dan Brevard S. Child. Akan tetapi, Smith lebih dikenal dengan model interpretasi Israel sebagai satu entitas dengan bangsa sekitarnya – dalam hal ini Kanaan. Pendekatan ini menghasilkan metodologi penting untuk melihat Israel dengan cara berbeda – yaitu Israel sebagai bangsa yang identik dengan bangsa-bangsa Kanaan – berlawanan dengan pemahaman yang selama ini melihat kedua bangsa sebagai vis-a-vis berdasarkan informasi Kitab Ibrani. Buku ini berupaya menggambarkan upaya memahami Israel tidak dapat diperoleh melalui sejarah semata. Berbicara mengenai Israel sebagai umat dengan beberapa mishpat, kemudian berlanjut menjadi sebuah bangsa dalam koridor monarki, sampai mereka masuk dan kembali dari pembuangan; termasuk di dalamnya sistem agama mereka, hanya dapat dilakukan melalui memori. Memori yang dimaksud Smith dalam hal ini adalah melalui proses convergence dan differentiation. Pada masa awal Israel, bangsa ini tidak berbeda dengan bangsa-bangsa sekitarnya; termasuk di dalamnya sistem keagaman yang mereka anut. El, Baal, Anat dan Asherah menjadi allah utama Israel. El menjadi sesembahan utama Israel bersamaan dengan Yahweh. Baal menjadi sesembahan Daud ketika ia berseru Baal Perazim (allah memberikan terobosan) dalam 2 Samuel 5:20 dan 1 Tawarik 14:11 (hal.74-76).
The authors' abstract, as published at the source. Fidei Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 2020 · DOI ↗
Continue with a free account
Ask the paper: 3 free questions a day about this paper; save it, get its citation, new summaries every day for your field. Takeaways are Premium.
Continue free on the webSign in with Google or Apple; no card needed. You come back to this paper.
On your phone:
Field: Religious studies
Religious studiesArts and Humanities